Di zaman ini,sudah sangat banyak sekali artis-artis di
bidang tarik suara,baik itu penyanyi,grup band,maupun grup vokal seperti
boyband dan girlband.Lagu-lagu mereka sangat akrab sekali di telinga
masyarakat,seperti halnya lagu artis yang baru tenar Ayu Ting-Ting yang
judulnya Alamat Palsu,Liriknya seperti ini nih
“Kemana. . .Kemana. . .Kemana. . .”
“Kuharus mencari,Kemana. .”
Semua sangat hapal sekali lagu ini,tak tua tak muda bahkan
samapai anak-anak hapal lagu ini.Waktu saya ke pasar malam pun,para penjual CD
semuanya memutar lagu ini,apa gak pada bosan tuh.Bahkan sampai menjadi
pencarian utama di search engine seperti google,nih buktinya
Sumber : Capture sendiri
Memang Artis di indonesia ini sangat banyak sekali,bahkan di
setiap stasiun TV mereka selalu muncul,hal ini membuat pemilik acara musik
seperti Inbox,Dahsyat,dan Hitzteria sibuk mengatur durasi,sehingga kebanyakan
artis tak mau ambil pusing untuk siap-siap nampil,mereka hanya bermodal Mic
tetapi tanpa mengeluarkan suara,kata lainnya adalah Lipsync
Yang Saya kecewakan bukan karena lipsync yang parah di
Indonesia,tapi suatu perubahan selera musik masyarakat,yaitu Anak-anak yang
kurang menyukai lagu anak-anak,ini sudah marak sekali terjadi,kita sangat susah
mendengarkan musik anak-anak
Gak seperti zaman saya dulu waktu umur 5 tahun,setiap pagi
yang saya lakukan adalah :
1.Bangun Tidur
2.Keluar Kamar
3.Manggil Mama saya “Maaaa Lagunya Joshua”
Saya nge-Fans banget dulu sama joshua.Langsung aja Mama saya
mutar CDnya lagu Joshua yang lagunya,”Walang Kekek” atau nggak “Diobok-obok”
saya suka banget ni lagu,begini ni lagunya
“Diobok-obok,Airnya di Obok-obok”
“Kena mukaku aku jadi mandi lagi”
“Dingin-dingin. .Dimandiin. .”
“Nanti masuk angin. . .”
Sayangnya,Anak-anak zaman sekarang sudah pada nggak tau lagu
itu,padahal lagu anak-anak dulu pada bagus-bagus,keren-keren.Mereka lebih suka
lagu-lagu artis-artis sekarang seperti waktu kemaren tu saya dengar anak-anak
nyanyiin lagu yang paling top saat ini,ituloh,lagunya Trio Macan yang iwak
peyek,gak tua gak muda pada doyan ni lagu,Bahkan anak-anak aja hapal liriknya.Gini
ni liriknya :
“Iwak peyek....Iwak Peyek...”
“Iwak Peyek Nasi jagung...”
“Sampe Tue.....Sampe Nene...”
“Trio macan,tetap disanjung....”
Memang sih bagus banget tu lagu,yang dengar pada goyang
semua,sampe-sampe Bapak saya sering nyanyi tu lagu di WC waktu mandi.
Anak-anak Indonesia zaman sekarang ni sudah pada buta sama
lagu anak-anak yang seharusnya menjadi Musik mereka,Mereka lebih cenderung
menikmati musik-musik remaja dan dewasa,anak-anak tetangga saya pun pada suka
banget sama lagu-lagu boyband dan girlband sekarang,mereka pada hapal lagunya
kayak lagu boyband SM*SH yang “I Heart You” mereka kadang nyanyi pake dancenya
pula,padahal liriknya salah.
Seharusnya liriknya gini : “You
Know Me so well..”
Mereka jadi gini : Yu No mi sowel
Seharusnya gini : Girl I Love
you
Jadi gini
: Gerl ai love yu
Saya sangat prihatin dengan hal ini.seharusnya anak-anak
mendapatkan pendidikan moral dari sebuah lagu anak-anak seperti lagu anak yang
judulnya “Cinta Rupiah” anak diajarkan agar lebih mengenal Bangsa Indonesia
melalui Mata uangnya Rupiah.Banyak sekali lagu anak yang memberi
pesan
moral,namun saya tidak bisa memberikan semuanya.
Realitanya sekarang Orang tua jarang,bahkan tidak pernah
memutarkan anaknya lagu anak-anak.mereka hanya menyalakan siaran musik di TV
seperti yang ada pagi-pagi Inbox anak-anak tiap hari hanya itu sarapannya
sampai hapal lagu-lagu cinta. lagu anak yang mendidik
Menurunnya moral bangsa,sangat sejalan dengan menurunnya
kesukaan anak-anak dengan lagu anak.seharusnya orang tua sudah bisa membedakan
asupan musik yang diterima anak,hal ini dilakukan agar dapat mendidik karakter
anak.Bangsa ini sudah miskin moral,apa kita mau,membiarkan anak-anak penerus
bangsa ini misikin moral ?.Apakah kita mau,bangsa yang putus asa ini kelak
dipimpin oleh generasi yang miskin moral ?.pastinya tidak kan ?.
Dan sebaiknya kita harus berterima kasih dengan penarik
Odong-Odong,karena berkat kerja keras mereka anak-anak kita masih ada yang suka
dengan lagu anak.Cukup bayar 2 Ribu rupiah,anak sudah bisa menikmati lagu anak
yang mendidik karakter.Dan seharusnya Presiden kita SBY memberi Piagam
Penghargaan tertinggi pada Penarik odong-odong yang berdedikasi tinggi untuk
musik anak indonesia.
SUMBER : Om Google
Terima kasih banyak ya pak...
Sekian dan terima kasih..



