Washington – NASA mengaku akan mendanai pengembangan dua proposal taksi luar angkasa. Taksi ini nantinya akan mengirim astronot ke orbit pada 2016. Seperti apa?Draf kontrak berisi tujuan rancangan sistem ini telah dirilis badan antariksa itu pekan ini. Permintaan untuk menyetujui proposal komitmen NASA
“Meng-outsourcing transportasi
stasiun luar angkasa ini dilakukan agar NASA bisa memfokuskan energi dan
sumber dayanya pada penjelajahan luar angkasa,” ujar administrator NASA
Charles Bolden.

SpaceX California yang merupakan salah
satu dari empat perusahaan US$270 juta (Rp2,4 triliun) yang didanai NASA
guna memajukan rancangan pesawat luar angkasa untuk menerbangkan orang
ke dan dari International Space Station (ISS) ini mengatakan akan
mengulas ulang bahasa draf tersebut.
Blue Origin, The Boeing Co. dan Sierra
Nevada Corp. Space System merupakan perusahaan-perusahaan lain yang
terlibat dalam hal ini.
Penasihat luar angkasa komersil mengaku
khawatir, terbatasnya pendanaan anggaran 2012 aministrasi Obama serta
prosedur kontrak NASA akan membuat semuanya menjadi rumit atau
menghambat desain dan program pengembangannya.
“Dari titik teknis (perusahaan terkait)
sudah berjalan lancar namun kekhawatiran terletak pada pendanaan masa
depan untuk melaju ke tahap selanjutnya,” ujar anali industri Futron
Corp. Jeff Foust seperti ditulis UPI.




